Pengenalan Silverlight
March 22, 2010 at 2:13 am Leave a comment
Microsoft Silverlight merupakan sebuah teknologi browser plug-in yang dapat digunakan pada berbagai macam web browser, platform, dan device yang ada saat ini. Silverlight dibangung dengan menggunakan XML-Based declaration Exstensible Application Markup Language (XAML) yang berbentuk tag-tag XML pada umumnya. Web developer dapat menggunakan teknologi silverlight ini untuk membangun sebuah aplikasi web atau Rich Internet Application yang lebih interaktif dan yang lebih mengesankan. Mengapa, karena silverlight memudahkan kita untuk dapat membuat membuat halaman web yang memiliki interactive graphics, animasi vektor, maupun media streaming lainnya. Untuk menjalankan aplikasi berbasis silverlight, maka kita cukup menginstall plugin silverlight pada web browser yang kita gunakan. Sekali lagi, karena silverlight merupakan cross browser dan cross platform, aplikasi ini tidak hanya dapat dijalankan atau diinstall pada web browser miliki Microsoft saja (Internet Explorer) tetapi juga dapat dijalankan pada web browser lainnya seperti Mozilla Firefox, Google Chrome, Opera, dan lain sebagainya.
Kompatibilitas Silverlight dengan Sistem Operasi Berbasis Open Source
Silverlight merupakan teknologi yang multiplatform, artinya dapat digunakan pada berbagai macam jenis platform atau sistem operasi yang ada termasuk pada sistem operasi Linux dan FreeBSD. Microsoft bekerja sama dengan Novell membangun sebuah teknologi yang dinamakan Moonlight yang dapat kita sebut sebagai aplikasi silverlight pada platform linux atau freeBSD. Selain itu, silverlight dapat berjalan pada platform mac OS.
Silverlight VS Flash
Saat ini berbagai macam jenis broser plugin tersedia seperti java, active-X, shockwave, dan yang paling mendominasi saat ini adalah Adobe Flash. Adobe Flash merupakan browser plugin yang dapat dikatakan sangat sukses menguasai pangsa pasar saat ini di dunia. Hampir 90% web browser telah terinstall adobe flash plugin. Dengan tingkat umur yang lebih dewasa dan pangsa pasar yang cukup luas ini tidak heran bahwa saat ini mungkin orang lebih mengenal flash bila dibandingkan dengan teknologi silverlight. Hal ini dikarenakan silverlight merupakan teknologi yang dapat dikatakan masih baru dan belum banyak dikenal oleh masyarakat awam pada umumnya. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak selamanya flash akan mendominasi pangsa pasar seperti pada saat ini. Ada beberapa hal pada teknologi flash yang tidak dapat menyaingi teknologi silverlight saat ini. Diantaranya adalah sebagai berikut :
a. Flash dapat dibangun dengan C# atau vb.NET yang telah terkenal akan ketangguhan OOP dan teknologi servicenya sedangkan flash hanya dapat dibangun dengan menggunakan bahasa actionscript.
b. Proses debugging pada Flash lebih susah bila dibandingkan dengan silverlight.
c. Kita dapat mengatur Search Engine Optimation (SEO) di dalam presentation layer silverlight dengan menggunakan XAMLÂ sedangkan Flash tidak mendukung layanan SEO.
d. Microsoft Silverlight menyediakan hosting untuk meletakkan silverlight application hingga mencapai kapasitas 10 GB secara free sedangkan flash tidak menyediakan layanan hosting tersebut.
Ada masih banyak hal yang merupakan kelebihan dari silverlight bila dibandingkan dengan teknologi flash. Namun perlu diperhatikan bahwa setiap teknologi pasti memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.
Entry filed under: Silverlight. Tags: microsoft, Silverlight, web.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed